Obama: setiap nyawa adalah berharga?!

Barack Obama yang pilu dan marah kemarin mengecam tindakan pemerintah Iran dalam menangani aksi protes pendukung Mousavi. Kepedihan hatinya begitu dalam oleh setiap kematian dari orang-orang yang tewas dalam kerusuhan di Iran. Obama pun memperingatkan, “Kami ingatkan kepada pemerintah Iran, setiap nyawa adalah berharga.” (saya bertaruh ini tidak termasuk 8 anggota Basij yang juga tewas!!!)

Tentu akan selalu ada pertanyaan, apa yang akan Obama katakan tentang mereka yang meregang nyawa di Irak dan Afghanistan? Atau 50 orang Pakistan (sebagian besar warga sipil) yang terbunuh baru-baru ini karena serangan pesawat tanpa awak AS (sejak 2006 rata-rata 38 orang setiap bulannya terbunuh di Pakistan akibat serangan pesawat tanpa awak AS)? Bagaimana Obama menjelaskan ini?

Obama mungkin tidak punya penjelasan, tapi George Orwell punya? Sastrawan-jurnalis yang memiliki pengaruh besar terhadap kesusastraan Inggris ini, dalam novel legendarisnya Animal Farm, mewariskan satu idiom Inggris terkenal yang bisa menjelaskan apa yang dikatakan Obama di atas: “all animals are equal, but some animals are more equal than others”. Dengan idiom itu, Orwell ingin mengatakan secara satiris bahwa, kesetaraan eksis dalam teori dan retorika tapi tidak dalam praktik.

Dalam kasus Obama, kita bisa mengatakan, “all victims are equal, but some victims are more equal than others”. Semua korban adalah sama (begitu kata Obama: setiap nyawa adalah berharga), tapi sebagian korban lebih memadai ketimbang yang lain. (jemala gemala)

Advertisements

10 Responses to “Obama: setiap nyawa adalah berharga?!”

  1. just another lip service…
    kalo istilahnya anak muda zaman sekarang “ngemeng aje lo bisanye..”

  2. jadi curiga. mungkinkah sebelum memulai masa jabatan, para calon pejabat tinggi pemerintahan di amrik diharuskan mengikuti semacam kursus kepribadian yg tujuannya membentuk pribadi yg penuh dengan “bs” dsb-nya?..hmm..

  3. Dasar… IBLIS.. Besar….
    Laknat.. Amerika..
    Laknat .. Israel..
    Laknat…Inggris dan sekutunya…

    Labaika Ya.. Ahmadenejad

  4. Apa ada kejadian berdiri sendiri tanpa ada sebabnya,? jangankan kerusuhan pilpres Iran, KDRT-nya Manohara aja dilacak sebab-sebabnya dijalur hukum, toh? NAh pada sebab2 inilah orang boleh berbeda pandangan dalam mencari penjelasannya, jangankan orang pribadi, vonis hakim saja bisa berubah!.
    Apa kita juga sadar perbedaanya Iraq, Afghan dan Iran? mana yang negeri perang dan negeri damai?
    KAlau kita menghayatinya dengan sadar, maka tak usah curiga dengan statement Obama bahwa dia gak tahu “Pamswakarsa” Iran ada yang mati 8 orang?

  5. ema rachman Says:

    dasar zionist!…btw yang kena bukan cuma 50 an bahkan ratusan lebih korbanx rakyat sipil di Afgahinstan pake fosfor putih lagi…bilang nyawa mahal??? seluruh kematian akibat perang di dunia ini dipicunya ama siapa lagi?? Trus yang lucu si Mc Cain bilang ‘pemerintahan Iran yang sekarang illegitimate’….ehh siapa elu… kunyuk amrik mau deklarasi tentang urusan negara orang…

  6. nggak usah dipikirin….udah emang dari sononya AS serba sok, sok jago, sok pinter, sok humanis, walhasil semua sebutan jelek pantes buat mereka

  7. abadalaabidiin Says:

    obama perlu belajar lagi tentang kesetaraan rasa…rasa sedih yg dialami orang eropa tentu akan sama dg rasa sedih yg dialami bangsa2 asia…karena sedih itu dimana mana akan sama rasanya.. mungkin berbeda dlm ungkapan tapi memiliki makna yg sama..

  8. Segoro Kidul Says:

    ngapain ngomentari ucapan obama la wong dia kan zionis ya terang membenci Iran

  9. amerika seharusnya juga dihukumi karena kejahatan perangnya saat mengebom atom jepang

  10. Sudahlah, Pemilu Iran kan sdh selesai, dengan kemenangan Ahmadinejad, yang kalah kasih selamat dong? masa Mir Musavi, Karoubi gak mau terima kekalahan sih, biar di Indonesia ini gak di ribut dengan urusan Iran thok!. Ada yang patut dipelajari dari pilpres Indonesia,contohlah gimana cara Mahkamah Konstitusi RI nyelesaikan kemelut DPT, apa di Iran gak ada mahkamah konstitusi? kan ada toh, mudah-mudahan sih ada? kalau gak ada ya perlu bikin tuh? Juga efektifkan penataan kelembagaan negara seperti KPU-nya, KPK-nya, dan serentetan Komisi-2 lainnya. Di jaman sekarang ini konsolidasi kelembagaan negara telah mengalami perubahan besar-besaran, gak peduli di Barat atau di negara Timur, Gak peduli ideologi Islam, Sosialis, Liberalis, inti soalnya adalah konsolidasi antar lembaga dan peningkatan pelayanan publik tidak hanya dilihat dari partisipasi peserta pemilu saja, tapi jg transparansi, dan akuntabilitasnya (pertanggungjawaban). Meskipun peserta pemilu Iran 80% penduduk (40juta jiwa) tapi kalau prosesnya cedera, tidak transparan, dan tanggung jawab KPU-nya, Mahkamahnya, Parlemennya, Faksi-2nya (pengganti Parpol di Iran) kurang responsif, ya jangan melempar kesalahkan atas kejadian kerusuhan pada Negara lain, meskipun indikasi keterlibatan Inggris, Amerika itu ada. tapi bereskan dulu dalam negeri baru bisa cuap-cuap. Satu hal yang penting adalah seperti yang dikatakan Rahbar sendiri dalam khutbah Jumat 19 Juni : “..perspektif saya tidak harus di pakai dalam pemilu presiden…” Jadi beda sikap politik Rafsanjani, Musavi versus Ahmadinejad jg biasa aja. Bukan hal yang heboh! kayak nonton infotainment. Yang perlu ditertibkan hanya Black Campaign jika ada. Contohlah kasus Isu Istri Boediono yang dituduh Kristen, laporkan ke polisi / aparat, atau jalan ishlah. Kita patut bangga jadi bangsa Indonesia lho.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: