Tendesi-tendensi di Balik Penolakan Hasil Pilpres Iran

Berdasarkan pengamatan sederhana saya beberapa teman dalam diskusi Rabu malam di rumah, ada lima kepentingan dan tendensi di balik upaya menentang hasil pilpres. Yaitu sebagai berikut:

  1. Menolak hasil pilpres karena adanya dugaan kecurangan yang dilakukan oleh para pendukung MAN.
  2. Menolak hasil pilpres karena menganggap naiknya MAN akan merugikan kepentingan bisnis para kapitalis korup yang selama ini dianggap sebagai ikon-ikon Revolusi.
  3. Menolak hasil pilpres karena menganggap naiknya MAN demi melaksanakan agenda asing (Barat) yang menganggap MAN sebagai ganjalan bagi proses hegemoni Barat dan ancaman bagi eksistensi Israel.
  4. Mempersolkan hasil pilpres semata-mata ingin mendelegitimasi dan menggoyahkan karisma dan posisi Ayatullah Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi.
  5. Menolak hasil pilpres, mendukung Mosavi dan melakukan aksi-aksi anarkis semata-mata karena ingin mendelegitimasi sistem Republik Islam Iran dan menghentikan Revolusi Islam.

Meski berbeda kepentingan, namun semuanya menggunakan hasil penolakan Mosavi dan para rival MAN lainnya terhada[ hasil pilpres sebagai momentum untuk meledakkan kebencian, kedengkian dan agenda asing.

Advertisements

6 Responses to “Tendesi-tendensi di Balik Penolakan Hasil Pilpres Iran”

  1. Ah, hatiku tetap terpaut pada MAN dan Ali Khamenei.

    Apa alasan rasional? wah, ndak ada tuh. hanya emosional saja. xixixixi…:D

  2. diawal revolusi ada beberapa ayatullah juga menjadi sandungan dan bisa diatasi oleh Imam khumeini bahkan ada yg dieksekusi, di revolusi ke3 ini dengan petunjuk Imam Zaman af semua bisa diatasi, kita serahkan padanya. salawat

  3. Mushadiq Ali Says:

    biidznillah…

    semuanya tergantung pada rakyat Iran sendiri.
    pada akhirnya merekalah yang akan memutuskan akan kemana arah mereka melangkah. semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya pada ummat yang pemberani dan cerdas ini agar mereka bisa selalu berada di jalan yang lurus dan menjadi pejuang-pionir yang menegakkan panji-panji Islam di tengah arus deras kepengecutan dan ketakutan kekanak-kanakan sementara umat.

    biidznillah…
    bisshalawat…
    amin.

  4. pazdaran1 Says:

    kebenaran selalu dikelilingin oleh kebatilan,
    mulai dari jaman nabi Adam yang hanya 2 bersaudara habil dan kabil.
    hak dan batil akan selalu berhadap hadapan.
    akan selalu begitu sampai jaman imam MAHdi.
    that life alway like that.

  5. ema rachman Says:

    Semua diawali oleh Mousavi & gang nya itu…tentu musuh2 dengan mudah menjalankan masing2 agendanya, karena jalan telah dibuka oleh tingkah Mousavi…HIDUP AHMADINEJAD…LONG LIVE RAHBAR…ADRIKNA YA MAHDI

  6. Belajarlah ke MAN, jika kedaulatan masih dianggap barang penting bagi negara-negara berkembang. Go to Iran, Go. SBY melaporkan (untuk menambah kepercayaan dirinya) telah diberi ucapan selamat oleh negara-negara sekitar yang kita tahu motivfnya, termasuk mencatut secara tidak hormat dukungan dan ucapan selamat dari JK (sadis betul itu). Tetapi SBY tak pernah memberi ucapan selamat kepada MAN.
    Go to Iran, Go, Go, Go.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: