Caddy Golf Yang Membuat Antasari Puyeng

Kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen diduga bermotif perselingkuhan yang berkembang menjadi pemerasan. Antasari Azhar, ketua KPK yang sudah dinonaktifkan, diduga kuat terlibat. Kasus ini bermula dari kisah perselingkuhan di Hotel Grand Mahakam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kisah perselingkuhan ini terjadi pada bulan Mei 2008. Saat itu, Antasari Azhar yang baru beberapa bulan menjabat Ketua KPK, tepergok tengah berduaan dengan perempuan bernama Rani Juliani di kamar 808.


Rani adalah istri ketiga Nasrudin. Nasrudin menikahi Rani secara siri sekitar tahun 2007. Rani adalah mantan caddy di Padang Golf Modern Land Tangerang. Dia yang berparas cantik itu disebut-sebut bertarif mahal. Rani menjadi langganan Nasrudin. Rani juga pernah menjadi caddy untuk Antasari.


Singkat cerita, pada Mei 2008, Antasari janjian bertemu Rani. Namun, yang jadi masalah, saat itu, Rani sudah menjadi istri Nasrudin. Keduanya lantas bertemu dan menginap di kamar 808 Hotel Grand Mahakam.


Kabarnya kamar 808 ini merupakan kamar yang hanya bisa diakses orang-orang khusus. Salah satu orang yang bisa mengakses kamar ini adalah Sigid Haryo Wibisono, yang kini sudah ditangkap polisi. Sigid meminjamkan kamar ini kepada Antasari. Sebab, bila Antasari melewati jalur biasa, maka akan dengan mudah terlihat oleh banyak orang. “Kalau lewat jalur biasa, Pak Antasari bawa perempuan yang bukan istrinya, kan bisa bahaya,” kata seorang sumber.

Namun, entah karena memang sudah membuntuti Rani atau memang sudah menyetting ‘kisah’ perselingkuhan itu, Nasrudin langsung dengan mudah bisa menangkap basah Antasari dan Rani di kamar itu. Antasari pun tidak berdaya dan tidak bisa berbuat banyak.


Setelah itu, Nasrudin pun memeras Antasari. Disebut-sebut Nasrudin meminta Antasari uang Rp 1,2 miliar untuk tutup mulut. Jika tidak, maka Nasrudin akan membeberkan kisah perselingkuhan Antasari-Rani itu ke publik. Jika demikian, maka Antasari harus mempertaruhkan jabatan KPK yang disandangnya.


Waktu berlalu, bulan berganti bulan, tapi Antasari sepertinya belum mengabulkan permohonan Nasrudin. Teror pemerasan terus dilakukan Nasrudin kepada Antasari. “Sampai akhirnya Antasari dan keluarga merasa teror ini sangat mengganggu,” kata sumber itu.


Akhirnya, Antasari pun curhat kepada Sigid Haryo Wibisono. Intinya, Nasrudin harus dihabisi, karena terus melakukan teror kepada Antasari dan keluarganya. Karena berteman dekat, Sigid pun menindaklanjuti curhat Antasari itu. Sigid kemudian meminta bantuan seorang berpolisi berpangkat kombes (kolonel) bernama Wiliardi Wizar. Lewat Jerry, orang dekat seorang konglomerat top, mantan Kapolres Jakarta Selatan itu pun kemudian mengorder pembunuhan terhadap Nasrudin.


Mengenai keberadaan kamar 808 Grand Mahakam ini, belum didapatkan konfirmasi dari pengelola hotel berbintang itu. Saat
detikcom mengunjungi hotel itu sekitar pukul 11.30 WIB, petugas keamanan melarang detikcom masuk. “Mohon maaf, humas sedang tidak bisa ditemui,” kata petugas keamanan itu.

Dalam jumpa pers pada hari Minggu (3/5/2009) kemarin, Antasari membantah isu perselingkuhan ini. Dia juga membantah terlibat dalam pembunuhan terhadap Nasrudin. Hingga pukul 11.04 WIB, Senin (4/5/2009) Antasari masih diperiksa secara intensif di Polda. (Sumber: detik.com)

Advertisements

10 Responses to “Caddy Golf Yang Membuat Antasari Puyeng”

  1. sejarah memang selalu menunjukkan pengulangan peristiwa,begitu banyak, silih berganti manusia tumbang terperosok dalam jurang kehancuran yang disebabkan oleh silaunya mata hati terhadap kemilau HARTA, TAHTA, WANITA. Duh Gusti…pertautkan hati kami pada para kekasihMu, sehingga kecintaan pd selainMu semakin keropos dan hancur, berilah kami makrifat dalam memandang keburukan nampak benar-benar buruk sehingga kami sanggup untuk meninggalkannya.

  2. MOSLEM GOTHE Says:

    TIDAK YAKIN HANYA URUSAN PEREMPUAN BISA SEPERTI INI….PASTI ADA AGENDA BESAR…..

  3. abu turab Says:

    afwan ustad ana kurang sependapat dengan cerita yg beredar sekarang ini mengenai kasus antasari karena hanya kasus seorang wanita beliau bisa membunuh seseorang klu hanya kasus perselingkuhan sudah banyak penguasa di negri kita ini melakukan perselingkuhan baik yg di legislatif ataupun yang di esekutif baik dari yg tingkat atas sampai kepada yang tingkat rt dan saya yakin apa bila pak antasari memang melakukan hal itu dia akan lebih memilih kepada di bukanya perselingkuhan kepada publik dari pada harus mengahabisi nyawa seseorang yang jelas jelas dia sangat paham terhadap hukuman yang akan di hadapinya bila dia melakukan menghabisi nyawa seseorang bukan kah dia seorang aparat hukum dan kuliah di bidang hukum ? sehingga menurut pendapat ana maslah ini adalah bukan semata masalaha perselingkuhan semata yg belum tentu dilakukan oleh beliau tetapi meurpakan suatu konspirasi dari oknum-oknum tertentu yang sangat berkepentingan untuk menjatuhkan lembaga KPK dan menyelamatkan para oknum-oknum tersebut. pendapat ana ini bukan karena ana fans berat pak antasari tapi lebih cenderung kepada di balik peristiwa yang sedang terjadi dan sedih atas bangsa ini yg selalu menentang terhadap perubahan yg terjadi dan peristiwa ini lebih menguatkan bahwa masih banyak para pejabat di negeri ini lebih pro kepada korupsi dan penderitaan kepada rakyat nya . syukron usatad afwan bila komentar ana tidak pada tempat nya dan jauh dari permasalahan tapi minimal sudah sesuai dengan semboyan blog ustad yaitu “LEBIH BAIK NULIS NGAWUR DARIPADA BICARA SENDIRI” hehehehe

  4. Ir. Imam Sibaweh, ST Says:

    kita harus hati-hati dalam menilai biarlah aparat yang berwenang menyelesaikan penyelidikannya terlebih dahulu
    ttd. Ir. Imam Sibaweh, ST

    ML : Ini adalah berita, bukan opini pemilik blog. Terimakasih

  5. controlaltdel Says:

    oo….. gitu ceritanya…
    baru tahu nih. hehe
    saya setuju dengan abu turab.

  6. Allah Mahatahu siapa yang benar dan siapa yang salah. itu bagai sandiwara yang semu. Nanti semuanya akan ketahuan di pengadilan Ahkamul Hakimin. Namun demikian ana setuju ada motif di balik kejadian itu , yakni yang benar akan diuji.

  7. Kasihan Antasari, tapi kasus ini kayaknya juga menutupi kekisruhan pemilu ya
    kujungi juga Newbie dari Komunitas Blogger Banyuwangi 57net.co.cc

  8. hampir setiap orang berkeyakinan ada skenario besar dibalik peristiwa ini, tapi yang patut menjadi pelajaran kita adalah alat yang dipergunakan adalah itu-itu saja, yang sebenarnya kalau diperbandingkan antara kenikmatannya dengan akibat yang ditimbulkannya sangat tak sebanding. Semoga ini menjadi pelajaran bagi siapapun agar tak mudah terjerat oleh rayuan iblis dan kroninya.

  9. apakah ketua kpk telah dijamin tuhan bebas berselingkuh?

  10. Hurairah & Jerry Says:

    Salah satu syarat untuk jadi pejabat penting, (Ketua KPK, Ketua KPU, Komandan Satpol PP, CALEG, Anggota Dewan, dsb..dsb) adalah siap dan harus mempunyai simpenan, baik simpenan dalam bentuk Caddy Golf, Pramusaji, Bartender, Sekertaris imut, sampai dengan simpenan ‘neng geulis’ yang ada di pelosok daerah antah berantah. Tapi dengan satu syarat, yaitu tidak menerima pejabat lain sebagai selingkuhannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: