Israel Kembali Caplok Tanah Tepi Barat

Pemerintah Israel mencaplok lahan seluas 172 hektar di wilayah Tepi Barat yang kemungkinan dipakai untuk membangun kawasan permukiman baru dengan 2.500 rumah.

Wali Kota Efrat (kawasan permukiman di Jerusalem selatan dengan 1.600 keluarga) Oded Revivi, Senin (16/2), mengaku, pihak administrasi sipil yang bertugas menangani penggunaan lahan di Tepi Barat kini menguasai lahan 172 hektar sejak dua pekan lalu.

Namun, kata Revivi, rencana pembangunan 2.500 rumah di lahan itu tak bisa langsung dimulai karena memerlukan persetujuan dari pemerintah. Lahan yang ada di luar kota Bethlehem itu dinyatakan sebagai tanah negara setelah delapan permohonan naik banding ditolak otoritas militer yang bertanggung jawab di Tepi Barat.

Menurut harian Haaretz, proyek pembangunan Efrat itu sebenarnya sudah dimulai tahun 2004, tetapi terhambat karena ada tuntutan hukum rakyat Palestina.

Harian itu juga menyebutkan, dewan perencana pembangunan Efrat untuk sementara harus menunda pembangunan menunggu terbentuknya Pemerintah Israel yang baru. Koalisi pemerintahan mantan PM Israel Benjamin Netanyahu diperkirakan akan makin mendukung perluasan permukiman dibandingkan pemerintahan PM Ehud Olmert.

Sebelumnya, sikap Olmert jelas menyatakan, Israel mau tak mau secara bertahap harus merelakan sebagian besar wilayah Tepi Barat jika ingin mewujudkan perdamaian dengan rakyat Palestina. Padahal, ketika Olmert berkuasa, permukiman meluas, bahkan menuai protes komunitas internasional. Efrat adalah bagian Gush Etzion, salah satu permukiman terbesar Israel.

Jika pembangunan permukiman baru di Efrat benar-benar dilaksanakan berarti Efrat bisa tumbuh menjadi kota dengan penduduk 30.000 jiwa. Saat ini sedikitnya 290.000 warga Israel tinggal di permukiman Tepi Barat. Jumlah ini bertambah 95.000 jiwa dibandingkan Mei 2001.

Rencana permukiman baru itu menunjukkan bahwa Pemerintah Israel melanggar janjinya kepada AS untuk menghentikan proyek perluasan permukiman. Presiden Palestina Mahmud Abbas mengingatkan, proses perdamaian Palestina dan Israel hanya akan dimulai jika perluasan permukiman dihentikan. (AP/LUK)

Sumber : Kompas Cetak

Advertisements

3 Responses to “Israel Kembali Caplok Tanah Tepi Barat”

  1. semakin rakus israel akan mempercepat kemunculan RATU ADIL dimana dunia tidak punya lagi tempat mengadu kecuali dengan kemunculanNya. ya MAHDI adrikniiiiiii.

  2. Mahmud Abas pemimpin Palestina paling korup setelah Yaser Arafat, dia salah satu antek2 zionis israel, mayoritas rakyat Palestina sudah benci dan tidak percaya dengan mahmud abas. selama Mahmud Abas masih bercokol di bumi palestina maka israel semakin leluasa untuk memperluas wilayah jajahannya.

  3. amerika berkuasa, PBB tidak berguna, sebaiknya bubarkan saja.. islam bersatu lah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: