Ahmadinejad : Stop Memandang Remeh Bangsa Lain!

ahmadinejad

Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan, menurut kaca mata keadilan, kemajuan dan usaha mencari kesempurnaan adalah hak semua rakyat dan tidak ada satu negara atau pemerintah yang berhak memonopoli kemajuan.

Ahmadinejad kemarin (Senin, 9/02) di hadapan para duta besar negara asing di Tehran yang hadir dalam sebuah pertemuan untuk mengucapkan selamat atas kemenangan revolusi Islam Iran yang ke-30 melanjutkan, alasan utama instabilitas harus ditelusuri pada keyakinan dan perilaku arogan sejumlah negara. Seraya menekankan bahwa kini politik ancaman dan pemanfaatan tidak adil dan benar dari alat-alat seperti militer dan ekonomi sudah tidak efisien lagi Ahmadinejad menambahkan, periode sastra kekerasan telah berakhir dan kini manusia memasuki periode logika, pemikiran dan dialog.

Presiden Ahmadinejad menilai penghinaan terhadap sebagian negara dan bangsa bersumber dari kinerja kekuatan-kekuatan arogan dan dampaknya dapat disaksikan di Dewan Keamanan PBB. Ahmadinejad menambahkan, revolusi rakyat Iran berhasil menumbangkan rezim diktator yang mendapat dukungan Amerika dan sebagian negara-negara Barat. Kini bangsa Iran dengan cepat melewati jalur kemajuan dan bertekad bulat untuk meraih puncak kemajuan dan teknologi.

Politik luar negeri Republik Islam Iran dalam pandangan Ahmadinejad bertumpu pada prinsip-prinsip seperti saling menghormati dan adil. Sekaitan dengan masalah ini Ahmadinejad menyatakan bahwa pengalaman dan capaian-capaian Iran dapat dialihkan ke negara-negara lain dan menilai itu sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan persaudaraan dengan segala bangsa di dunia. Dengan alasan itu Ahmadinejad menyeru seluruh negara untuk menjalin hubungan dengan memperhatikan prinsip keadilan, melindungi kehormatan manusia dan persahabatan. Ahmadinejad juga mengatakan, Republik Islam Iran mengajak semua negara untuk konsekwen dengan prinsip-prinsip ini, sekaligus menunjukkan bahwa Iran konsekwen dengan masalah ini.

Presiden Ahmadinejad menegaskan perlunya dilakukan perubahan politik kekuatan-kekuatan besar dan menjelaskan, harus terus diupayakan untuk menghapus senjata-senjata pemusnah massal dan penghentian perdagangan senjata di masyarakat internasional.(irib)

Advertisements

2 Responses to “Ahmadinejad : Stop Memandang Remeh Bangsa Lain!”

  1. Abadal aabidiin Says:

    Duh senangnya punya pemimpin yg berani keep the spirit may Allah blessing you and your country.

  2. abu al hasan Says:

    Iran berani karena semua keperluan dasar rakyatnya tercukupi, dan mandiri. juga negara yang lain. kita juga pernah seperti itu. Jauh sebelum Dr MAN memimpin Iran, almaghfurlah Dr Ir Sukarno berteriak berulangkali : nasib sesuatu negeri tidak berdasarkan adanya pengakuan dari negara lain, namun karena TO STAND ON OUR OWN FEET.

    Baca dan dengarkan semua pidato Bung Karno, sekarang. kamu semua akan merinding, menangis, haru,mongkog, dan bangga, BAHWA KITA PERNAH MAMPU MELAWAN NEKOLIM.

    bahwa kemudian bangsa ini seperti apa yang kita saksikan sekarang, pasti itu karena terjadi pembelokan jalannya sejarah .

    kita berpikir, bahkan Imam Khumaini RA dan Imam Ali Khamene’i HF sekalipun pasti mengapresiasi Indonesia, dengan Dasa Sila Bandungnya.

    Syukran

    khususan ila ruhi Bung Karno, al fatehah ma’a shalawat !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: