Takut Terjadi Demo Pro Gaza, Mesir Larang Shalat Jumat

Khawatir akan terjadi demonstrasi, rezim Mesir melarang pelasanaan shalat Jumat di Masjid Al-Fath. Televisi Aljazeera melaporkan bahwa aparat keamanan Mesir menutup semua jalan ke arah masjid.

Pemerintah Mesir melarang segala bentuk aksi demonstrasi, setelah melakukan penangkapan terhadap lebih dari 20 tokoh Ikhwanul-Muslim dan ratusan pemuda lainnya.

Di sejumlah negara, terutama di negara Islam, demonstrasi solidaritas Gaza terus berlangsung. Di Tehran dan kota-kota Iran, para pelaksana shalat Jumat melakukan demonstrasi solidaritas untuk Gaza. Di Kabul dan kota-kota Afghanistan, di Islamabad dan seluruh kota Pakistan, ribuan orang melakukan aksi demo mendukung perjuangan rakyat Gaza.

Sementara itu, di Gaza, ribuan warga melakukan shalat Jumat di tempat terbuka. Setelah itu, mereka melakukan shalat janazah untuk para syuhada’. Di antara Janazah yang dishalatkan adalah Dr. Nizar Rayyan yang gugur bersama 12 anak dan sejumlah wanita.

Saat dilaksanakan shalat Jumat, pesawat-pesawat F16 Israel melakukan pengemboman terhadap sejumlah daerah di Gaza sebagai upaya menimbulkan kekacauan para pelaksana shalat Jumat. Salah satu sasaran yang hancur adalah Masjid Khulafa Rasyidin.

Di Yerusalem, aparat keamanan Israel melarang semua orang yang hendak melakukan shalat Jumat di Masjid Al-Aqsha kecuali bagi yang telah berusai 50 lebih.

Di Ramallah, ibukota Pemerintahan Fatah, terjadi demo ribuan warga sesuai melakukan shalat Jumat. Sejumlah pemuda melakukan pelemparan terhadap tentara Israel yang berjaga-jaga.

Aljazeera menurunkan berita yang menggembirakan, yaitu bahwa pihak Hamas di Gaza dan Fatah di Ramallah bersepakat untuk mengurangi propagnada saling menyalahkan demi memusatkan perhatian kepada musuh bersama, Israel. Dalam demo-demo di Gaza dan Ramallah, diumumkan pelarangan penggunaan simbol dan bendera organisasi dan hanya diperbolehkan mengangkat bendera Palestina.

Alalam beberapa menit lalu melaporkan bahawa serangan Israel atas kota Khan Yunus menewakan sejumlah warga, termasuk 2 bocah.

Data terbaru meyebutkan bahwa jumlah korban gugur melampaui 450 jiwa dan korban luka melebihi 2250 orang.

Advertisements

2 Responses to “Takut Terjadi Demo Pro Gaza, Mesir Larang Shalat Jumat”

  1. Aneh…Mubarak sedang mempamirkan jatidirinya. Zionist bisa bernafas di Timur Tengah kerna wujudnya pemimpin2 Arab yg takut mati dan cinta dunia serta hanya memikirkan survival diri sendiri. Apa ya agama Mubarak dan pemimpin2 Arab kebanyakannya?

  2. “La Husni La Mubarak” kata Husain Nahrawi. Saya setuju dengan ungkapan itu. Pelarangan shalat Jumat seakan-akan memperteguh dirinya yang tidak punya kebaikan dan keberkahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: