Dasar Tuli! Mobarak Bersikeras Tutup Gerbang Perbatasan Rafah

Presiden Iran, Ahmadinejad, dalam pidato penuh semangat, terlihat geram terhadap Israel dan sikap diam para pemimpin Arab yang tidak mersepon teriakan para demonstran di negara-negara mereka.

“Serangan-serangan brutal Israel atas Gaza menandakan bahwa eksistensi Zionis Israel segera lenyap,” tandas Ahmadinejad di parlemen Iran. Demikian dilaporkan telivisi Alalam.

Seperti diberitakan Press TV, dalam pembicaraan melalui telepon dengan pemimpin kelompok Jihad Islam Palestina, Ramadan Abdullah Sabtu kemarin, Ahmadinejad menegaskan, serangan ini tidak akan mengubah kondisi apa pun bagi Israel.


Sementara itu, seperti dilaporkan aljazeera, Presiden Mesir, Hosni Mobarak, menangkis semua tuduhan yang ditujukan ke Mesir dan Pemerintahannya seraya mengatakan bahwa Mesir tetap berusaha melakukan pendekatan agar serangan atas Gaza dihentikan.


Dalam pidato yang disiarkan secara tunda oleh telivisi aljazeera, Mobarok tetap bersikeras mempertahankan sikapnya menutup pintu perbatasan Rafah.


Pada tempat lain, para pemimpin Organisasi Kerjasama Teluk, yang terdiri dari Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Bahrain dan Oman, yang sedang berkumpul di Masqat, ibukota Oman, tidak terlihat tegang dan berduka, selain hanya membaca teks-teks tertulis berisikan kecaman dan ungkapan kesedihan atas derita bocah-bocah Gaza. Pertemuan itu lebih mirip acara lomba pidato ketimbang pertemuan yang menghasilkan keputusan nyata.

Dilaporkan oleh irib, anggota Parlemen Suriah, Khaled al-‘Abud menuding sejumlah negara Arab terlibat dalam aksi pembersihan etnis Palestina di Jalur Gaza. Khaled al-‘Abud kemarin malam (Senin, 29/12) dalam wawancaranya dengan Al-Alam mengatakan, “Kita tidak akan pernah menyaksikan aksi pembantaian di Jalur Gaza jika sejumlah negara Arab tidak bersekongkol dengan Rezim Zionis Israel dalam menggulingkan resistensi dunia Arab.

Advertisements

5 Responses to “Dasar Tuli! Mobarak Bersikeras Tutup Gerbang Perbatasan Rafah”

  1. sikap keukeuh mubarak harus disambut dengan sikap melawan dari pihak rakyatnya. pada titik ini, rakyat mesir wajib memenuhi hak pemerintahnya yang zalim tsb dengan cara menentangnya. semoga rakyat mesir cukup kuat untuk meneguhkan hati dalam menuntut keadilan.

  2. Ini bukan TULI tapi BUTA ….

  3. Hurarah.and jerry Says:

    Bos bos Jangan salahin pemimpin timur tengah dong. Israel memang memilih moment yang tepat kebetulan semua pemimpin timur tengah sedang operasi ganti kelamin bareng jadi belum kering….!susah gerak mana roknya belum pada jadi……

  4. kosasih Says:

    Mobarak seharusnya diubah jadi, maaf, Mo Berak (mau ee). Gak pantas ia menyandang nama itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: