Alex Wafat

Kepergian Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Ali Alatas menghadap Ilahi mengagetkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pasalnya, saat bertatap muka dengan Ali Alatas di RS Mounth Elizabeth, beberapa waktu lalu, kondisi kesehatan Ali Alatas berangsur membaik. Mantan Menlu RI ini bahkan sempat diperkenankan pulang seiring makin membaiknya kondisi kesehatan.

Namun, Ali Alatas justru wafat sekitar pukul 07.30 menjelang kepulangan Presiden Yudhoyono dari Bali menuju Jakarta. “Presiden waktu itu sedang di Bali dan baru saja menerima Menlu Bangladesh. Sewaktu bersiap-siap ke airport, dalam perjalanan, Presiden di dalam kendaraan diberi tahu tentang berita duka tersebut,” ujar Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (11/12).

Atas kabar duka yang datang mendadak itu, menurut Dino, Presiden Yudhoyono terlihat sedih. “Berita ini sangat berat dan kami merasa terpukul karena tidak terduga,” ucap Dino. Dino menceritakan, sepanjang perjalanan dari Bali menuju Jakarta, di dalam burung besi yang mengangkut SBY berikut rombongan terlihat hening. “Ada suasana berkabung yang sangat terasa di pesawat. Semua delegasi diam dan termenung atas kepergian Ali,” tuturnya.

Namun, tutur Dino, Presiden Yudhoyono bersyukur lantaran saat menjalani perawatan di RS Mounth Elizabeth, dirinya sempat bertatap muka dengan Ali Alatas. “Presiden sangat menghormati Ali Alatas,” tukasnya seraya menyatakan, Presiden Yudhoyono menganggap Ali Alatas adalah negarawan di Indonesia. “Beliau sudah lama menjalin hubungan. Dulu waktu masih di TNI dan menjadi menteri, beliau memandang Ali sebagai diplomat ulung dan seorang yang dihormati oleh masyarakat internasional,” ujarnya.

Tidak hanya itu, selama menjadi Watimpres SBY, Ali Alatas sering memberikan pandangan dan penilaian penting atas peran Indonesia di dunia. “Sampai akhir hayat beliau selalu semangat menjalankan tugasnya. Beliau selalu memberi masukan-masukan secara jujur dan selalu berbobot, apa adanya, serta utamakan kepentingan nasioal,” tukasnya.

Menurut rencana, jenazah Ali Alatas tiba di Jakarta sekitar pukul 18.00. Jenazah akan disemayamkan di rumah duka dan kemudian esok harinya, Jumat pagi sekitar pukul 09.00, diberangkatkan menuju peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Kalibata. “Dimakamkan di TMP Kalibata karena beliau mempunyai bintang Adi Mahaprana dan juga bintang Republik Indonesia Utama,” urai Dino. (kompas)

Advertisements

8 Responses to “Alex Wafat”

  1. Dear …

    Ana heran sama sebagian orang yang nganggap Singapore maju dalam kedokteran. kok sakit pergi ke Yahudi-nya region-ini sehhh …
    Demi Allah … mesti mereka itu bikin kita cepet pulang ke Rahmatullah.
    Sudah banyak kok buktinya … dari mulai Fulan bin fulan sampai Sayhrir, termasuk Ali Alatas.

    Semuanya … Pergi dalam keadaan yang cukup fit (meski sakit) … pulang tinggal nama !!!

    Sudah lah … belang-mu ketahuan. Anjing-anjing zionis mencuri nyawa-nyawa saudara kami.

    JANGAN KE SINGAPURA !!!
    JANGAN KE SINGAPURA !!!

    Bravo Republik …

  2. Dear …

    The thing we know about this country is too clear as a cloud in shiny day.

    Can’t say anything that those people ALWAYS follow the wrong direction to check and diagnose theirs there.
    But, what most important thing to expose is … why do they need to get hospital there if there’s so many doctors here !!!

    First thing that common life in those people’s head, … if I sick somethin’, next country out there is SINGAPORE.
    Can’t blame others but their self !!!

    Well … God … seems that every people should aware not just about their health also their doctor.
    This country was so outspoken’ … so people don’t know anymore what best to do.

    Wallahualam ..

  3. Kaget banget, baru denger tadi pagi..
    Indonesia kehilangan seorang diplomat ulung dalam sejarah.
    Dia sangat aktif memperjuangkan nasib negara-negara berkembang selama ini, bahkan dalam testimonial rekan-rekannya tadi pagi di radio, Bpk Ali dikatakan sebagai legenda, dan diperkirakan bisa menjadi sekjen PBB.

  4. MOSLEM GOTHE Says:

    Selamat Jalan Almarhum Sayyid Ali Alatas…Semoga Semangat dan Kepiawaian mu dalam politik Luar Negeri dapat diteruskan Anak2 Bangsa Indonesia Tercinta….

  5. Innalillahi wa inna ilayhi raji’un…

    Saya turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Ali Alattas, semoga amal kebaikan semasa hidupnya diterima oleh Allah SWT, dan semoga beliau ditempatkan di tempat orang2 yang shaleh.
    Amiin…

  6. dalam masalah berobat dan memilih rumah sakit,sebaiknya kita meniru mantan presiden soeharto,dia dalam keadaan sakit keraspun tetap minta dirawat di indonesia.hususnya untuk orang2 yang banyak kontribusi untuk negara dan bangsa.

  7. ‘adhomallahu ajrana wa ajrakum

  8. selamt jln bpk ali alatas..
    semoga iman islam, amalny d trima d si ALLAH SWT,
    tapi gw puny usul nih, d singapor da rs pny zionis yang katany terbaik,, d indonesia bkn rs yg d kelola secara propesional oleh pengusaha islam, masa indonesia yg bnyk muslimny gk ada, malu kan sma malaysia. dr pada harus k sngpur yg nyumbang bt zionis. mending bt negara sendiri, ma nyumbang bt saudara muslim kita d pelestina ok.. pak
    insya ALLAH..
    d tungg blsanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: